Rabu, 31 Agustus 2016

Dia(Tapi)

Dia(Tapi)

Dia bilang jangan tangisi kepergiannya
Dia bilang kamu cantik jika tersenyum
Dia bilang tangis tulusnya hanya untukmu
Dia bilang rasa sayangnya hanya padamu
Dia bilang seluruh hidupnya milikmu
Dan dia bilang wanitanya hanya kamu

Tapi kenapa dia bisa pergi dengan wanita lainnya
Tapi kenapa dia begitu acuh padamu
Tapi kenapa dia membiarkan air matamu jatuh lagi
Tapi kenapa dia membiarkanmu berjalan sendiri
Tapi kenapa dia amat menyiksa batinmu
Tapi kenapa dan kenapa harus ada tapi

Dia bukan laki-lakimu lagi
Dia bukan wanitamu lagi
Dia hanya air matamu
Dia hanya lukamu

Tapi kenapa kau masih saja perduli
Tapi kenapa kau masih saja merindu
Tapi kenapa kau masih menangisinya
Tapi kenapa kau masih menyayanginya

                           -dts-

Rabu, 09 Maret 2016

Puisi Tuk Seorang Lelaki

Kau tahu ada dua wanita yang sedang mencintaimu
Kau lukai perasaan keduanya
Membuat mereka menangis dan bermimpi seolah dirimu adalah miliknya

Kau tahu pasti cinta mereka tulus
Tapi kau tak pernah menganggap mereka
Kau tak pernah menghargai segala pengorbanannya
Kau acuhkan yang satu dan memperhatikan yang lain
Tanpa sadar bahwa dirinya terluka untukmu

Kau mungkin mencintai yang satu, tapi kau juga memberi harapan pada yang lainnya

Mereka menangis, mengeluarkan air mata berharganya untuk mu
Merelakan waktunya untuk memikirkan mu

Mereka bukan mainanmu
Yang saat kau bosan dapat kau tinggalkan dan membeli yang baru

Kau tak pernah tahu siapa yang akan menjadi jodoh mu
Mungkin satu diantara kedua wanita itu
Wanita yang sangat mencintai mu
Tapi sudah terluka untukmu
Dan pergi meninggalkan mu
Sendiri, tua, dan mati.

Selasa, 05 Januari 2016

Puisi Rindu


Aku rindu
rindu menyesap aroma tubuh mu
dalam pelukku, dalam ingatanku

Aku rindu
rindu mencium bibir mu
bibir merah mu canduku

Aku rindu
rindu hangatnya pelukan mu
pelukan di dada bidang mu

Aku rindu
rindu saat bersama mu
bercerita segalanya 
mengadu sesuka nya

Aku rindu 
rindu tawa mu, rindu canda mu
canda mu, hidup ku

Aku rindu 
rindu rumahku
rumahku di samping mu
bersama mu

Aku rindu
rindu matamu, mata tajammu
mata mu, membunuhku.
-dts-